searchhh that this...

Rabu, 03 Maret 2010

Sejarah Blogger...

Uda punya blog tapi gag tau sejarahnya, baca nii... :

Blogger atau yang sekarang disebut Blogspot sudah tidak asing lagi di kalanganblogger. Penyedia layanan blog gratisan ini adalah perusahaan besar yang menyaingi Wordpress sehingga bisa dibilang merupakan penyedia blog gratisan nomor satu paling laris di dunia. Berikut sejarah Blogger:

Blogger sebenarnya adalah sebuah sistem publikasi blog (blog publishing system) yang pada awalnya dibuat oleh Pyra Labs pada tanggal 23 Agustus 1999 dan merupakan sebuah dedicated blog-publishing tool pertama kali yang diperuntukkan untuk membantu mempopulerkan format tersebut.

Pada bulan Februari2003, dikarenakan kepopulerannya, akhirnya Pyra Labs diakuisisi oleh Google. Akuisisi ini memnyebabkan fitur premium yang sebelumnya dikenakan biaya, kemudian berubah gratis.
Sejarah Blogger Blogspot
Pada tahun 2004, Google mengenalkan layanan barunya “Picasa”, yaitu sebuah aplikasi untuk mengorganisir dan mengedit foto digital. Layanan ini kemudian diintergrasikan dengan utility sharing foto Hello ke dalam layanan Blogger, sehingga memungkinkan seorang penggunaBlogger untuk memposting foto-foto mereka ke dalam blog yang dibuatnya.

Pada tanggal 9 Mei 2004, “Blogger” mendesain ulang tampilan utamanya, berbagai perubahan dilakukan di dalam Blogger dengan menambahkan berbagai fitur seperti web standards-compliant template, halaman arsip individu untuk posting, komentar dan posting menggunankan email.

Pada tanggal 14 Agustus2006, “Blogger” meluncurkan rilis terbaru dalam “versi beta” dengan kode “invader”, bersamaan dengan rilis versi Gold. Ini membuat berpindahnya pengguna Blogger ke server Google dan disertai dengan ditambahkannya beberapa “fitur baru” di dalamnya.

Dalam bulan Desember 2006, akhirnya versi terbaru Blogger tersebut tidak lagi dalam “versi beta” dan dalam “bulan Mei 2007″, Blogger telah benar-benar berpindah ke server Google.


Suda buat blog di Blogspot? Buruan bikin kaya akuu XD

Asal mula kata FUCK

Bagi yang sering ngomong kata fuck tapi gag tau asal usul.nya gag keren...


Yang belum mengerti, Fuck adalah sebuah kata yang (mungkin) sangat sering kita dengarkan, dengan konotasi yang sedikit negatif. Sering dijumpai terutama pada film-film dewasa. Berikut pernyataan sekaligus arti dari kata Fuck:

“In Ancient England, people could not have sex without consent from the King. When people want to have a child, they had to solicit a permission to the monarchy, in turn they would supply a plaque to hang on their door when they had sexual relations. The plaque read “Fornication Under Consent of The King” (F.U.C.K) This is the origin of the world.”

Dan berikut terjemahannya:

“Jaman dahulu kala di Negara Inggris, penduduknya tidah boleh melakukan hubungan seksual tanpa ijin dari sang Raja. Saat mereka ingin memiliki anak, mereka harus mengajukan ijin kepada pihak kerajaan. Setelah itu pihak kerajaan akan memberikan “Tanda / Kartu” untuk digantung di pintu pasangan tersebut selama mereka berhubungan. Tanda tersebut bertuliskan “Hubungan intim telah mendapatkan ijin dari raja”, atau dalam bahasa mereka ditulis dengan “Fornication Under Consent of The King” (F.U.C.K).

hahahaaaa... ternyataa...

Killing me Inside


Biografi / Biography Killing Me Inside (Killms)


Band Killing Me Inside (Killms) adalah band bergenre Modern Rock / Emo yang dibentuk pada awal tahun 2006 dengan personilnya, yaitu : Sansan sebagai vokalis, Raka dan Josaphat sebagai gitaris, Onadio sebagai bassis dan Rendy pada drum. Pada pertengahan '08, Raka (gitaris) Killing Me Inside terpaksa mengundurkan diri untuk bergabung dengan band lain (Vierra) karena beberapa alasan.

"Gue harus mengundurkan diri dari band ini (Killms) karena adanya bentrok antara 2 band yaitu Killing Me Inside dan Vierra. Kedua band ini akan menjalankan kontrak dimana suatu pihak tidak membolehkan playernya untuk mempunyai lebih dari 1 band. Saat ini gue berada di posisi yang bagi gue hasil akhirnya sama skali bukan apa yang gua inginkan, dimana gue diharuskan untuk memilih Vierra yang disebabkan oleh "suatu faktor keluarga" yang sama sekali gak bisa gue tolak," kata Raka seperti yang dituliskan di Blog Myspace Killms.

Kemudian pada tahun itu, memasuki 2009, setelah beberapa kali manggung dan melakukan tour, Sansan (Vokalis) dan Rendy (Drum) meninggalkan band dan juga karena beberapa alasan. Sansan sebagai vokalis keluar karena memang pilihannya dia sendiri untuk keluar (sekarang ada di Pee Wee Gaskins) dan Rendy sebagai Drummer mengundurkan diri karena sibuk untuk rencana jangka panjangnya demi masa depan.

Formasi terbaru Killms adalah sebagai berikut: Onadio sebagai vokalis, Josaphat pada gitar, Agung pada bass dan Davi untuk menggantikan Rendy pada drum. Band ini sudah mempunyai satu album yaitu "A Fresh Start For Something New" yang hitsnya lagunya yaitu "The Tormented".

Alamat Akun Killing Me Inside

Myspace : http://www.myspace.com/xxkillingmeinsidexx
Facebook : http://www.facebook.com/killingmeinside
Friendster : http://profiles.friendster.com/streetteamkillms

sii Pangeran Pensi

Pee Wee Gaskins Band Indie Terlaris


Melalui mini album bertitle Stories From Our High School Years, Pee Wee Gaskins yang beranggotakan Dochi (Vokal / Gitar), Sansan (Vokal / Gitar), Eye (Bass), Omo ( keyboard / Syntesizer), dan Aldy (Drum) berhasil menjadi band Indie yang membuat cewek – cewek menjadi histeris .

Pee Wee Gaskins, berawal dari proyek solo Dochi. Ia merekam sendiri beberapa lagu yang ia buat dalam format akustik, kemudian ia memiliki pemikiran untuk membawakan lagu - lagu tersebut di dalam sebuah band. Dipilihlah lagu yang berjudul Here Up On The Attic untuk direkam dengan format band, dan semua instrumennya dia mainkan sendiri.

“Akhirnya gue cari teman -teman yang mau bantu dan gabung sama gue. Setelah dapet personilnya, kami namain band ini Pee Wee Gaskins,” kenang Dochi. Nama ini diambil dari seorang pembunuh yang memiliki reputasi di atas rata - rata yaitu Donald Gaskins, karena ia bertubuh kecil maka sering di panggil “Pee Wee” . “Maka kita ambil filosofinya, kecil – kecil bisa membunuh banyak orang . “ kata Dochi .

Nggak butuh waktu lama buat mereka untuk mengumpulkan massa dan fanbase yang kemudian menyebut dirinya sebagai Party Dorks. Party Dorks Pee Wee termasuk penggemar yang loyal. Bahkan mereka sampai punya ketua sendiri yang mengurus dan menjadi penyambung info dari band untuk para anggotanya. Sesungguhnya, panggilan ini berasal dari usulan para fans , pernah juga ada usul fanbasenya bernama Peskiners dan Dorkzilla . Namun untuk mengenang masa culunnya Sma maka dipilih Party Dorks gitu.

Album mereka terjual hingga 2000 keping dan tawaran untuk manggung pun berdatangan. Bukan hanya di Jakarta – Bandung saja, tapi sampai ke Makassar dan kota – kota besar lainnya .

“Udah hampir setahun belakangan kami selalu manggung tiap minggu,” kata Omo.

Bulan lalu, Dochi, Sansan, Omo, Aldy, dan Eye merilis masa album kedua mereka yang dikasih judul The Sophomore. Singel pertama dari album ini adalah Welcoming The Sophomore, bercerita tentang Eye, anggota baru band ini. “Kira-kira lagunya bercerita tentang sambutan Pee Wee buat Eye,” Ucap Dochi.

Album yang dirilis tanggal 6 Januari di GOR Bulungan ini berisi 11 lagu baru, dan dua lagu dari album Stories From Our High School Years yaitu Tatiana dan Berdiri Terinjak . “Untuk album ini kami mengerjakannya cukup serius. Ada sesi workshop untuk ngumpulin materi,” giliran Sansan angkat bicara.

Pee Wee Gaskins...!!!

Pee Wee Gaskins, sebuah band Pop Punk yang berhasil mencuri perhatian masyarakat Indonesia, khususnya para remaja di setiap kota besar negeri tercinta. Dan whatzups sempat berbincang dengan seorang personil band ini yang bernama Dochi via “Dunia Maya”. Cowok ini bercerita bagaimana susahnya menulis lirik lagu dengan bahasa Indonesia, dan memberikan komentarnya terhadap band The Changcuters serta Efek Rumah Kaca. Silahkan menikmati interview ini.


1. Hallo Pee Wee Gaskins, apa kabar?
Baik whatzups, whatzup? Hehe

2. Pertanyaan Standar neh, gimana awal terbentuknya dan kenapa memilih nama Pee Wee Gaskins, apakah ada alasan khusus mengapa memilih nama tersebut?
2 taun yang lalu gue punya lagu yang gue bikin untuk cewe gue. Gue
arrange sendiri dan rekam sendiri dan kata dia “hey this sounds nice,
terusin aja” yaudah dari situ mulai deh perekrutan personil, and viola,
pee wee gaskins. “it’s the name of a serial killer. With the name of a
serial killer, we try to make some killer music haha. Yeah that’s about
it. Oh and the song was here up in the attic.

3. Dari awal kemunculan kalian, sepertinya kalian telah menemukan formula yang tepat. Karena berhasil dengan sukses mencuri perhatian masyarakat Indonesia. Lalu atas ide / pemikiran siapa formula tersebut? Dan mengapa memakai formula itu.
We try to combine what I learned in college and just doing things
with our heart. Gue mahasiswa komunikasi dengan minor advertising,
it really helps a lot.

4. Mini Album kalian The Stories From Our High School Years, dengar-dengar terjual hingga lebih dari 1000 copy neh. Gimana ceritanya tuh?
Lebih tepatnya 2000, kita promosi mengandalkan internet dan jual
hand to hand aftershow, untuk distribusi sendiri waktu itu sangat
terbatas karena kita bener-bener jalanin sendiri. Total DIY! Hehe
itupun hanya jabodetabek.

5. Lalu apakah di full album kalian (The Sophomore) kalian merasa terbebani dengan kesuksesan mini album tersebut? Lalu mengapa memberi judul The Sophomore?
Ya, kita punya tanggung jawab untuk tidak mengecewakan yang
sudah dulu mendengar mini album tersebut, dan kita memasukkan
beberapa sound yang tidak ada di album sebelumnya, seperti gang
vocals dan loop-loop yang lebih terasa, dibalut dengan sound gitar
yang lebih berat dari sebelumnya. The sophomore bisa diartikan taun
kedua, ini taun kedua kita, dengan bassist baru (kedua), album
kedua, bisa dibilang, this is our next step for everything

6. (Maaf), banyak orang selalu meng’identikan PWG dengan seorang Dochi, mengapa bisa begitu?
Haha, ya mungkin karena gue lebih sering keliatan diluar, dan orang
ngeliat dulu ini proyek gue sendiri, tapi sekarang engga ko, PWG is a
whole package

7. Dochi, apakah anda seorang yang katakanlah Otoriter & Tangan besi di dalam band? Lalu ada alasan khusus mengapa hampir seluruh lagu-lagu PWG anda yang menciptakan?
Gak ko, semua bebas campur tangan, untuk aransemen lagu juga
kita lakuin bareng2, gue lebih ke bidang lirikal, mungkin di album
selanjutnya yang lain mau nyumbangin lirik? Hehe

8. Sebutkan band-band apa saja yang meng’influence PWG?
Kita semua mengagumi Blink182, bagaimana mereka bisa berevolusi
menjadi seperti sekarang, tanpa kehilangan identitas, they’re still
Blink182. untuk masalah musical, kita banyak terinfluens temen-
temen kita sendiri.

9. Range music kalian (sepertinya) sudah (telah) di populerkan sebelumnya oleh Rocket Rockers (RR)? Lalu, apakah RR memang menjadi salah satu band influence kalian?
Pop punk has been around for so many years, dan ya, RR telah
sukses mempopulerkannya sebelumnya, kalau diibaratkan seperti
hotdog, kita hotdog dengan tambahan keju, extra mayo, ditemani
french-fries dan ice lemon tea. We’re good friends with
rocket rockers.

10. Susah mana bikin lagu berlirik bahasa Indonesia atau bahasa Inggris?
Bahasa Indonesia lebih susah, karena kosa katanya lebih berwarna,
dan salah-salah pilih artinya bisa beda.

11. Ada rencana Go International?
Ada, dan insya allah lancar, amin.


12. Berikan pendapat kalian tentang beberapa band seperti : The Changcuters, Efek Rumah Kaca, Dead Squad, dan Homicide.
Mereka semua sukses dengan gaya mereka sendiri, being
themselves and do it with all their hearts. Efek Rumah Kaca
beranggapan bahwa pasar bisa diciptakan, Dead Squad
memperlihatkan sisi lain dari Stevie yang lebih lembut di Andra and
The Backbone, The Changcuters membuktikan bahwa baju ketat tidak
bisa membatasi kelincahannya, dan Homicide mendidik dibidang politik;
fasis yang baik adalah fasis yang mati, yakan? Kalau semua
digabung gimana ya.

13. Dengan kesuksesan yang telah kalian raih saat ini, apakah kalian sudah merasa puas?
Merasa puas membuat kita jadi santai, ga puas-puas bikin kita jadi
Pengeluh. Hmm, We always keep trying to push further and
further

14. Sex, Drugs & Rock & Roll. Apakah, kalian setuju dengan slogan kata-kata itu dalam dunia music atau band?
Itu pilihan. Balik ke individunya, yang jelas dalam dunia musik, jalan
itu terbuka lebar, as for me? Sex, dubstep, and unagi roll aja deh

15. Ok, PWG terima kasih buat waktunya. Sukses terus yah.
Thanks juga buat kesempatan ini, rock
on!

J-rocks...!!!!

Iman sudah mengenal musik semenjak masih bayi. Saat itu ia sudah sering mendengarkan musik jazz, blues, hingga musik sunda dari keluarganya. Mulai memainkan gitar karena 3 nama besar : Jimi Hendrix, Kurt Cobain, dan Yngwie Malmsteen.Saat band Funky Kopral mengadakan audisi untuk mencari gitaris, ia kemudian ikut dan terpilih sebagai gitarisnya. Di band itu ia mulai exist dari tahun 2001 awal hingga 2003 akhir. Kemudian setelah keluar dari Funky Kopral, Iman kembali menghubungi temannya, Wima untuk menjalankan konsep band yang pernah ia rencanakan semenjak SMA. Karena sulit mencari vocalis yang cocok, akhirnya iman lah yang mengambil posisi vocal. Awalnya band ini sempat menjadi spesialis atau band cover untuk Laruku.

Kemudian karir mereka mulai menanjak setelah sukses di sebuah kompetisi musik.J-Rocks ( JRS ) memang masih baru dalam industri musik. Nama mereka mencuat setelah menjadi finalis dan akhirnya keluar sebagai juara pertama kontes musik yang diselenggarakan oleh Nescafe.Beberapa saat sebelum J-Rock Star mengikuti event Nescafe Get Started ini, Iman Cs mengubah nama J-Rocks Star menjadi J-Rocks saja. Pada babak grand final JRS berhasil mengalahkan 2 band saingan, B-Five ( dari Makasar ) dan CoolKhas ( dari Yogyakarta ). Memang warna musik yang ditawarkan oleh JRS saat itu belum ada di industri musik Indonesia. Akhirnya band ini mendapat kontrak rekaman dengan label Aquarius Musik. Album perdana pun di release dengan judul " Topeng Sahabat " Album ini melempar hits " Lepaskan Diriku " sebagai hits jagoannya. Video klipnya pun sudah sering tayang di TV.

Hebatnya hits ini mampu bersaing dengan album-album dari band papan atas, seperti Padi dan Dewa. Selain lihai dalam permainan dan bernyanyi, skill bermain keyboard dan piano Iman juga sangat baik. Selain berperan sebagai gitaris dan vocalis, ia juga menjadi pencipta sebagian besar lagu-lagu di album perdana J-Rocks. Karakter Vokal yang kuat, dengan tehnis dan penjiwaan yang matang, range vocal yang lebar memudahkannya mengambil nada-nada yang rendah sampai nada-nada yang tinggi, bahkan tehnik falseto yang tetap terjaga artikulasinya.

Anyway, kini makin banyak bermunculan band-band yang beraliran Japanese Rocks setelah munculnya JRS ini. Hal ini sangat baik untuk variasi jenis musik di Indonesia yang biasanya " itu-itu saja " ( baca : pop mellow ).Pokoknya jangan ngasih dia label "Vocalis yang ( sekedar ) bisa main gitar " sebelum liat permainan Livenya. Kini Iman menjadi salah satu instruktur di tempat kursus musik Chics dan sering mondar-mandir di Forum Gitaris.com

Sejak awal berkiprah di musik Indonesia, grup band J-Rocks sudah mencuri perhatian khalayak dengan penampilan yang bergaya Harajuku, salah satu kiblat fashion asal Jepang.Harajuku Style memang sangat terkenal, memberikan pengaruh yang besar untuk gaya berbusana Iman ( Vokalis ), Anton ( Drummer ), Sony ( Gitaris ), Wima ( Bassis ).

Gaya berpakaian dengan menggabungkan beragam warna dengan potongan unik serta aksesoris yang beragam, ditambah dengan gaya rambut berwarna yang tak beraturan adalah ciri khas Harajuku.Namun kini J-Rocks tak mau terpaku dengan gaya harajuku saja. Bahkan saat ini keempatnya sedang berusaha menciptakan trend baru dengan mengenakan T-shirt yang berisikan pesan-pesan kemanusiaan dan ajakan untuk peduli lingkungan. " Jadi lebih tepat kalau sekarang kami disebut sebagai band yang fashionable," Ujar Iman.Slogan T-Shirt J-Rocks seperti Save The Earth dan Stop Global Warming diharapkan bisa membawa pesan positif, terutama untuk anak muda.

Demi menjaga penampilan, para personil J-Rocks harus menyisihkan budget khusus yang jumlahnya tak sedikit. Bahkan J-Rocks memiliki desainer langganan dengan harga yang tidak murah. " Ya itu sudah risiko lah, itu kan demi kemajuan kami juga," kata Anton.Tak hanya gaya busana, untuk urusan tata rias wajah dan rambut, J-Rocks juga sangat detail. Alhasil, tiap kali ada tawaran manggung J-Rocks membawa sendiri pasukan penata riasnya. Selain memakai busana rancangan desainer, band yang pernah terbentuk di tahun 2003 ini pun bekerjasama dengan salah satu produsen sepatu lokal asal Jawa Barat. Oleh produsen sepatu itu, J-Rocks dibuatkan beberapa sepatu khusus untuk manggung.

Meski lebih dikenal dengan gayanya yang unik, J-Rocks enggan dicap sebagai band yang hanya mengutamakan penampilan daripada kualitas bermusik. Bagi band yang bermarkas di kawasan Pondok indah, Jakarta ini, musik dan fashion adalah satu kesatuan yang terpisahkan." Imej emang kita pikirin, karena setiap band harus punya identitas. Fashion itu kan menampilkan musik juga, jadi harusnya saling berjalan sama-sana. Gak bisa dipisahkan. Jangan sampai lah kita lebih dikenal karena gaya. Ini kan satu paket yang sama, " ungkap Sony.

Vierra - Perih Acoustic

J-rocks madu dan racun


killing me inside the tormented Feat Sansan, widy, kevin vierra

Rocket Rockers VS Pee Wee Gaskins

Killing me Inside - tanpa dirimu

Senin, 01 Maret 2010

...

gag da yang penting d sinii...!!!!

huffthh

susahh juga buat blog yang bagus n bergunaa...

buat para facebookersss

sumber: http://surabaya.detik.com/read/2010/02/18/172508/1302348/475/mencaci-di-facebook-

mahasiswa-unej-diancam-4-tahun-penjara


Mencaci di Facebook, Mahasiswa Unej Diancam 4 Tahun Penjara


Jember - Hati-hati menuliskan status di wall facebook seseorang jika tidak ingin berurusan dengan hukum. Seorang mahasiswa Universitas Jember (Unej) harus duduk di kursi pesakitan, karena menulis status caci maki.

Muhammad Wahyu Muharom (22), mahasiswa Fakultas Hukum ini didakwa mencemarkan nama baik Tri Basuki, seorang pelatih Jember Marching Band (JMB) baik lisan dan tulisan di wall facebook. Wahyu pun oleh JPU dikenai pasal pasal 310 KUHP dan 311 KUHP saat sidang di Pengadilan Negeri Jember, Kamis (18/2/2010).

Caci maki Wahyu kepada Tri Basuki dilakukan lewat facebook. Wahyu menuliskan serangkaian sumpah serapah dan kata kotor terhadap Tri, pada medio Oktober - Nopember 2009 lalu.

Jaksa Penuntut Umum, Lusiana, tidak mendakwa Wahyu dengan UU Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE), karena pihak kepolisian tidak menggunakan pasal itu.
"Jadi kami juga pakai KUHP," ujar Lusi.

Tri Basuki melaporkan Wahyu yang juga menjadi anak didiknya di JMB ke polisi karena kesal dengan perbuatannya. Ia menuliskan beberapa kata makian dan tuduhan pada statusnya di facebook.

Meski sebelum masuk ke persidangan, Tri Basuki dan Wahyu sudah saling memaafkan, namun tidak menghentikan kasus itu di muka hukum. Wahyu tetap terancam hukuman 4 tahun penjara.
(bdh/bdh)

hayoooo bayangin kalo niatnya mau lucu2an dan gaya2an terus tau2 dilaporin ke polisi.. lucu gak? ;p